Categorized | Pengumuman

Tags |

Sosialisasi KBRI ke Al-Amin Daegu

Posted on 15 April 2013 by admin

Pada hari Sabtu pekan kemarin, KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Korea Selatan melakukan sosialisasi mengenai keadaan terakhir isu perang antara Korea Utara dan Korea Selatan. Bapak-Bapak dari KBRI mengunjungi titik-titik penting di Korea Selatan yang menjadi pusat aktivitas warga Indonesia, di antaranya adalah Masjid Shirothol Mustaqil Ansan, Masjid Al-Amin Daegu, dan Mushola Al-Barokah Gimhae.

Hasil lengkap sosialisasi dari Kedubes RI di Masjid Al Amin Daegu.

Disampaikan bahwa kondisi masih terkendali dengan beberapa indikator diantaranya ;
1. Hampir lebih dari 130 kedubes dari berbagai negara yang ada diseoul masih dalam kondisi seperti biasa, artinya mereka semua menganggap keadaan masih sangat terkendali.
2. Belum ada peringatan tanda keadaan genting dari pemerintah Korea (Selatan).
3. Dikorea warga negara dari berbagai negara asing juga masih tetap tinggal disini dan salah satu indikatornya adalah negara sahabat Korea Utara yaitu China yang lebih dari 800.000 warganya tinggal di Korea Selatan baik bekerja ataupun studi dan mereka juga tetap tenang saja tanpa menunjukkan aktivitas kekhawatiran berlebih dengan misalnya berbondong bondong pulang.
4. Nilai mata uang Korea juga tetap stabil yang menunjukkan belum ada dampak terhadap kondisi ekonomi di Korea Selatan
5. Semua kegiatan baik perekonomian maupun pemerintahan masih berjalan dengan normal.
6. Semua penerbangan dari dan ke Korea Selatan juga masih normal.
7. Belum ada travel warning dari negara asing.

Kunjungan KBRI ke Masjid Al-Amin

Kunjungan KBRI ke Masjid Al-Amin

Namun demikian perlu disadarai bahwa kondisi Korea Utara dan Korea Selatan sejak tahun 1953 masih dalam keadaan gencatan senjata jadi belum ada perdamaian atau bisa dikatakan masih dalam kondisi perseteruan, untuk dianjurkan kepada warga negara Indonesia untuk ;
a). Menyadari bahwa korut dan korsel masih dalam kondisi perseteruan ( blm damai) sehingga kemungkinan terjadi kontak senjata masih sangat mungkin.
b) Diharapkan warga negara indonesia untuk memiliki kesadaran seperti warga negara korea selatan sendiri yang mana mereka sudah siap kapanpun kontak senjata akan terjadi, sehingga tidak ada kepanikan yang berlebihan, tetapi waspada setiap saat.
c). Warga negara indonesia diharapkan untuk siap sedia setiap saat dengan menyiapkan tas ransel yang setiap saat bisa langsung dibawa jika memang kondisi yg tidak diinginkan terjadi.
d). Jika keadaan genting dan harus segera meninggalkan korea maka kedubes RI akan memberikan pengumuman melalui website mereka dan akan diteruskan oleh berbagai group atau website yang ada temasuk di web KMI Korea Selatan.

Leave a Reply

KMI Archive

Pengumuman

RELATED SITES